Berita Terkini, Terpercaya, dan Tanpa Batas Dalam Era Digitalisasi
Indeks

Jejak Langkah Prof. Dr. Hj. Syilviana Murni dalam Kunjungan Kerja DPD RI di Dapil Pemilihan DKI Jakarta

Jejak Langkah Prof. Dr. Hj. Syilviana Murni dalam Kunjungan Kerja DPD RI di Dapil Pemilihan DKI Jakarta

KOMPASPOPULARNEWS – Pada tanggal 8/9/2023, selama 2 hari 1 malam, di Kepulauan Kota Administrasi Jakarta Utara, diadakan kunjungan ke 10 pulau berikut:

  1. Pulau Untung Jawa
  2. Pulau Lancang
  3. Pulau Pari
  4. Pulau Payung
  5. Pulau Tidung
  6. Pulau Panggang
  7. Pulau Pramuka
  8. Pulau Kelapa 1 & 2
  9. Pulau Harapan
  10. Pulau Sabira

Selama kunjungan tersebut, Prof. Syilviana Murni juga mengunjungi SDN 01 Pulau Kelapa dan berbincang langsung dengan kepala sekolahnya, yaitu Muslim, pada hari Rabu (9/8/2023).

Syilviana Murni dalam percakapan dengan kepala sekolah mengatakan, saya mengungkapkan bahwa fasilitas sekolah dan bangunan di SDN 01 Pulau Kelapa sudah tidak layak dan memerlukan renovasi. Prof. Syilviana Murni mencoba menghubungi Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

Setelah ditelepon oleh Prof. Sylviana Murni mengenai kondisi kelas di SDN 01 Pulau Harapan, Disdik DKI merespons dengan baik.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan sekaligus inspektorat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Syaefuloh Hidayat menegaskan siap membantu program rehab kelas untuk SDN 01 Pagi Pulau Harapan, Kabupaten Kepulauan Seribu.

Hal ini dikatakan Syaefuloh usai dihubungi anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta, Prof Sylviana Murni melalui sambungan seluler di hadapan Kepala Sekolah SDN 01 dalam rangkaian kunjungan ke sebelas pulau yang dilaksanakan sejak Selasa (8/8) sampai Rabu (9/8).

“Siap Bu, kami terima informasinya, kami pelajari, dan kami tindak lanjuti persoalan kelas baru SDN 01 ini,” ujar Syaefuloh yang juga sedang bersama Purwosusilo sebagai salah satu pejabat Disdik DKI, Jakarta

Sebelumnya, Kepala Sekolah SDN 01 Pagi Pulau Harapan, Muslim mengaku bahwa kondisi kelasnya sudah perlu dilakukan rehab. Menurut Muslim, rencana rehab kelas tersebut mulanya dianggarkan pada tahun 2019 silam.

“Tapi karena terhambat Covid-19, akhirnya tertunda. Tapi setelah kita cek, tahun 2024 pun daftar sekolah kita enggak muncul bahkan katanya semakin ada di bawah, artinya semakin jauh enggak tahu kapan akan di mulai rehab,” kata Muslim.

Menanggapi hal itu, Prof Sylviana Murni menilai ada banyak faktor yang menyebabkan kenapa program pembangunan dari pemerintah untuk titik tertentu bisa tertunda. Misalnya, kata Prof Sylviana murni karena ada hal urgen sehingga dibuat skema skala prioritas.

“Bisa saja karena ada bencana di suatu daerah, kemudian terlebih dahulu di alokasikan ke daerah itu. Atau ada hal lain lagi. Intinya kita tetap husnudzon, baik sangka dan semoga segera direalisasikan,” terang Prof Syilviana Murni.

Baca juga: Bakamla RI bersama JCG Gelar Latihan Terkoordinasi Penegakan Hukum di Laut

Meski begitu, mantan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta itu pun menegaskan akan terus mengawal aspirasi masyarakat Pulau Harapan lantaran bagi Prof Sylviana Murni, ini bukan kali pertama dirinya menyambangi pulau tersebut dan berdiskusi dengan masyarakat setempat.

“Saya bisa bantu dengan koneksi dan hubungan baik saya dengan para Kepala Dinas dan Gubernur agar apa yang Bapak harapkan bisa diperhatikan dan di tindak lanjut. Intinya saya selalu ingatkan tetap jaga silaturahmi,” jelasnya.

Sebelumnya, Tokoh perempuan Jakarta yang khatam dengan urusan birokrasi Jakarta karena 30 tahun menduduki jabatan strategis di Pemprov DKI ini pun sempat menelpon Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta, Bayu Meghantara.

Saat itu Prof Sylviana Murni mendapat keluhan masyarakat setempat terkait tidak adanya taman bermain anak. Padahal, Pemprov DKI sempat berencana untuk membangun RPTRA di lokasi tersebut, namun tertunda.

“Pak Kadis ini ada warga Pulau Payung ingin dibuatkan taman bermain anak, karena di sini banyak anak-anak tapi belum punya fasilitas bermain yang memadai,” kata Prof Sylviana Murni kepada Bayu melalui sambungan telpon, Selasa (8/8) kemarin.[kpn/red]

jasa-pembuatan-google-maps-bisnis-perbaikan-disuspen-solusinya
Whats-App-Image-2023-08-05-at-12-42-02

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *