Hukum, News  

Kembali Terjadi Perampasan Sepeda Motor Secara Sepihak Oleh Segerombolan Preman Diduga Merupakan Kelompok Matel

KOMPASPOPULARNEWS.COM – Perampasan sepeda motor secara sepihak dan secara paksa oleh segerombolan preman yang patut diduga merupakan kelompok debt collector / matel (mata elang) di sekitaran jalan raya Kedung Halang resmi dilaporkan korban nya ke aparat penegak hukum (APH).

Setelah sempat kurang mendapat respon baik dari Polres Kota Bogor karena sempat dinyatakan kurang cukup bukti oleh salah satu penyidik, tidak menyulutkan niat korban yang diketahui merupakan warga Kp. Sawah Indah, Kecamatan Bojong Gede, untuk melaporkan kegiatan yang kerap membuat resah masyarakat ke Polres Bogor Kota, akhirnya menerima pelaporan tersebut, melalui LP/B/06/1/2023//SPKT/POLRESTA BOGOR.

Whats-App-Image-2023-08-05-at-12-42-02

“Alhamdulilah akhirnya LP atas kejadian perampasan motor milik saya dapat diterima oleh pihak Polres Bogor Kota. Saya laporkan bukan karena saya tidak menyadari akan adanya keterlambatan pembayaran atas kewajiban terhadap motor tersebut, melainkan cara yang dilakukan nya yang menjadi dasar niat melaporkan tindakan para oknum preman itu,” ujar Korban yang diketahui merupakan jurnalis di salah satu portal media online di Bogor Raya memberikan keterangan kepada media ini, Rabu (3/1/2023) malam.

Korban yang juga tergabung dan aktif dalam organisasi kewartawanan FWBB (Forum Wartawan Bogor Bersatu), mendapat dukungan penuh dari Ketua Umum Iwan Boring yang turut mengantar korban ke Polres Bogor Kota.

“Sebagai warga negara yang taat hukum dan sebagai sosial kontrol, tentunya kami perlu mengkritisi sesuatu hal yang jelas melanggar aturan hukum, kegiatan dan cara – cara di luar aturan hukum khususnya soal jaminan fidusia seperti menggunakan pihak eksternal atau debt collector oleh leasing ini jelas merupakan pelanggaran terhadap aturan tersebut dan berdampak kepada keresahan masyarakat, karena itu kami sebagai organisasi jurnalis akan memberikan atensi penuh atas kasus yang menimpa anggota kami, dan agar kejadian perampasan seperti ini tidak terjadi lagi kepada masyarakat,” tegasnya. [albert/kpn]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *