Kemhan RI Perbantukan Pesawat Hercules C-130 untuk Penanggulangan Bencana Turki

KOMPASPOPULARNEWS.COM – Misi bantuan kemanusiaan yang disediakan Indonesia melalui Kementerian Pertahanan RI bagi korban gempa di Turki gelombang pertama telah selesai dilaksanakan.

Menggunakan pesawat Hercules C-130 TNI AU yang dilepas oleh Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto, Sabtu (11/02) lalu.

Whats-App-Image-2023-08-05-at-12-42-02

Pemerintah Indonesia mengirimkan bantuan barang dan personel, dengan dukungan dari Panglima TNI dan Kepala Staf TNI AU, sekaligus menjadikan pesawat tersebut sebagai transportasi bantuan untuk Turki.

Kepala Biro Humas Kemhan Kolonel Inf. Edwin Adrian Sumantha mengatakan, pesawat tiba di Turki pada Minggu (12/2) dengan selamat.

Selanjutnya, Menhan Prabowo memerintahkan agar pesawat Hercules C-130 TNI AU tersebut untuk sementara waktu diperbantukan kepada pihak Badan Penanggulangan Bencana Turki (AFAD).

Pesawat yang memiliki daya angkut 10 ton dikirim untuk membantu negara Turki hingga 20 Februari 2023.

“Alhamdulillah kegiatan yang dilakukan mulai dari keberangkatan sampai dengan aktivitas perbantuan berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Prabowo.

Duta Besar Indonesia untuk Turki, Lalu Muhamad Iqbal mengucapkan terima kasih kepada Kemhan RI yang telah memberikan bantuan pesawat Hercules C-130 untuk penanggulangan bencana.

“Bapak Menhan RI yang memberikan perintah agar pesawat Hercules beserta kru membantu pihak Turki untuk penanggulangan bencana. Beliau paham bahwa dalam situasi seperti ini masalah supply logistik menjadi sangat kritis. Oleh karena itu, beliau ingin Indonesia bisa membantu”, ujar Dubes Lalu.

Sampai dengan hari Selasa (14/2) pesawat Hercules C-130 TNI AU telah melaksanakan pendistribusian bantuan logistik ke Bandara Kahramanmaras sebanyak 2 tahap pengiriman.

Tahap pertama, dengan total 7.5 ton berupa pakaian untuk semua umur, selimut, bed cover, perlengkapan mandi dan sanitasi.

Tahap kedua, pesawat membawa bahan logistik dengan berat total 8.5 ton yang terdiri dari kasur, bantal, selimut, syal, dan makanan.

Saat kembali dari Bandara Kahmaranmaras, pesawat angkut TNI AU tersebut turut membawa 30 orang, termasuk bayi berumur 3 bulan, yang terdampak bencana menuju ke Ankara.

“Pihak Turki sangat berterima kasih, Indonesia adalah satu-satunya negara yang meminjamkan pesawat angkut kepada Pemerintah Turki,” imbuh Dubes Iqbal.

Selama di Turki, pesawat TNI tersebut akan berbasis di Lanud Militer Turki Estimesgut, Ankara. [red/kpn]

Biro Humas Setjen Kemhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *