Berita Terkini, Terpercaya, dan Tanpa Batas Dalam Era Digitalisasi
Indeks

LESTARIKAN BUDAYA LELUHUR WARGA TEMPURAN JAMBU RAYAKAN MERTI DUSUN

kompaspopularnews.com

Semarang – Merti Dusun sering disebut juga sebagai Bersih Desa, pada hakikatnya memiliki makna sebagai simbul rasa syukur masyarakat kepada Sang Pencipta atas apa yang telah diberikan, dimana karunia itu juga bisa berupa rejeki yang melimpah, keselamatan ketentraman serta keselarasan hidup.

Merti Dusun ini sudah  turun temurun dilakukan di dusun Tempuran Kecamatan Jambu Kabupaten Semarang dan di gelar setiap tahunnya. Sebagai ujud rasa syukur Warga Dusun Tempuran Kecamatan Jambu Kabupaten Semarang menggelar kesenian tradisional Kuda Kepang di Dusun Tempuran pada Minggu  (13/11/2022).

Ratusan warga yang berada di Dusun Tempuran tumpah ruah memadati acara Merti Dusun tersebut sambil menyaksikan Kesenian Kuda Kepang yang di mainkan oleh puluhan penari pria dan wanita untuk menghibur penonton.

Para pemain Kuda Kepang menari mengikuti irama musik gamelan yang ditabuh oleh para wiyogo. Terlihat beberapa sesaji yang terdiri dari kembang setaman, dupa dan sesaji lainnya disekitar panggung serta beberapa orang sesepuh membakar dupa kemenyan sehingga membuat aroma dan suasana di sekitar menjadi semakin terasa mistik.

Dalam acara yang digelar kali ini ada sedikit yang menggelitik awak media pada saat mencoba berdialog dengan pemain yang sedang kerasukan roh halus menyendiri di teras rumah penduduk jambil makan permen.

Pada saat awak media menanyakan siapa namanya pemain tersebut hanya diam, sehingga sesepuh atau pawang membantu menanyakannya dan di jawab bernama Darno, selanjutnya awak media menanyakan lagi apa,…..pemain tersebut hanya diam tidak menjawab….di ulang sama sesepuh baru dijawab…opoo, darnoo dengan nada tinggi sambil marah ,…… belum kawin…….jawabnya juga.

Hal yang sama juga dialami pemain wanita yang sedang kerasukan, pemain tersebut marah kepada sesepuh pada saat diminta untuk berjoget lagi,…. Ia marah karena belum di beri kembang kantil dan melati sesuai dengan permintaannya.

Acara Merti Dusun diawali dengan ritual puasa oleh para sesepuh atau pawang dengan jalan puasa tiga hari  berdoa agar acara dapat berjalan lancar dan aman.

Pak Sri salah satu sesepuh yang dituakan menjelaskan kepada awak media bahwa sebelum menggelar acara Tasyakuran Merti Dusun para sesepuh melaksanakan ritual doa terlebih dahulu supaya acara berjalan lancar dan aman kepada sang Pencipta.

Tak jauh berbeda dengan pak Sri salah satu warga juga menjelaskan kepada awak media terkait acara Tasyakuran Merti Dusun di tempuran ini,  bahwa acara selalu dilaksanakan setiap tahun sebagai ujud rasa syukur atas Rahmad dan berkah yang telah di berikan Tuhan Yang Maha Esa kepada seluruh warga di dusun Tempuranb Kecamatan Jambu, dan sebagai ujud syukur tersebut warga menggelar kesenian Kuda Kepang sekaligus juga untuk melestarikan budaya Jawa warisan leluhur yang sudah ada sejak jaman dahulu agar tidak diakui oleh negara lain sebagai budayanya ujarnya. *L30*

jasa-pembuatan-google-maps-bisnis-perbaikan-disuspen-solusinya
Whats-App-Image-2023-08-05-at-12-42-02

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *