Berita Terkini, Terpercaya, dan Tanpa Batas Dalam Era Digitalisasi
Indeks

Polisi Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan di Duren Sawit: Pelaku Ternyata Anak Kandung

KOMPASPOPULARNEWS – Polisi berhasil mengungkap kasus pembunuhan yang menggemparkan masyarakat Duren Sawit, Jakarta Timur. Korban, Safri, ditemukan tewas di Toko Perabot Serba Guna di Jalan Masjid Baitul Latif, RT.01/RW.03, Pondok Bambu, pada Sabtu, 22 Juni 2024.

 

Pengungkapan kasus ini melibatkan kerja sama antara tim Ditreskrimum Polda Metro Jaya, tim Opsnal Polres Metro Jakarta Timur, serta tim Opsnal Polsek Duren Sawit.

 

Dari hasil olah TKP, kurang dari 24 jam tim Polda Metro Jaya, tim Opsnal Polres Metro Jakarta timur, dan tim Opsnal Polsek Duren Sawit, pada tanggal 22 Juni 2024 sekira pukul 19.30 WIB berhasil mengamankan para pelaku inisal (K) dan inisial (P) yang saat itu kembali berada disekitar TKP.

 

 

BACA JUGA: Wujud Bakti Sosial Polri: Polsek Duren Sawit Bagikan 300 Nasi Box di Kampung Rawadas

 

 

Kapolsek Duren Sawit AKP Sutikno menjelaskan, tersangka pelaku yang berhasil ditangkap tersebut adalah merupakan anak kandung dari korban.

“Sesuai hasil Interogasi sementara bahwa kedua pelaku merupakan anak kandung korban almarhum Safri,” jelas Kapolsek Duren Sawit.

Korban, Safri, ditemukan tewas di Toko Perabot Serba Guna di Jalan Masjid Baitul Latif
Korban, Safri, ditemukan tewas di Toko Perabot Serba Guna di Jalan Masjid Baitul Latif.

Lebih lanjut, Kapolsek mengatakan, pada awalnya kedua pelaku K dan P mencuri uang milik orang tuanya korban Safri, karena dimarahin oleh korban, maka kedua pelaku sakit hati dan melakukan penusukan.

“Pelaku K mengakui telah menusuk korban Syafri (bapak kandung) menggunakan pisau sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia,” ungkap Kapolsek Duren Sawit.

Saat ini, tersangka K dan P diamankan oleh tim gabungan di Mapolda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kasus ini mengejutkan masyarakat sekitar dan menimbulkan berbagai reaksi. Tetangga dan kerabat korban mengaku tidak menyangka bahwa anak korban bisa melakukan tindakan sekejam itu. Mereka berharap pihak berwenang dapat memberikan hukuman yang setimpal bagi pelaku. [kpn]

jasa-pembuatan-google-maps-bisnis-perbaikan-disuspen-solusinya
Whats-App-Image-2023-08-05-at-12-42-02

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *