Polresta Magelang Mengungkap Operasi Peredaran Narkoba dan Obat-Obatan Terlarang, Lima Orang Tersangka Ditangkap

Polresta Magelang Mengungkap Operasi Peredaran Narkoba dan Obat-Obatan Terlarang, Lima Orang Tersangka Ditangkap

KOMPASPOPULARNEWS – Polresta Magelang telah mengungkap peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang. Mereka telah menangkap lima orang pelaku dalam kasus ini. Kapolresta Magelang, Kombes Pol Ruruh Wicaksono, menjelaskan bahwa polisi telah berhasil mengamankan lima pelaku beserta barang bukti narkotika dan alat yang digunakan dalam kejahatan jual beli narkotika.

Berawal dari informasi masyarakat, bahwa seseorang dengan ciri-ciri tertentu sedang menyimpan narkoba di wilayah Sraten.

Kelima tersangka tersebut adalah DP (43) yang merupakan warga Magelang Kota, DP Als K (19) warga Temanggung, PWS Alias G (27) warga Temanggung, LDW (23) warga Temanggung, dan YW alias GDK (42) warga Magelang Kota.

Whats-App-Image-2023-08-05-at-12-42-02

Polisi menangkap DP di ATM Bank Mandiri SPBU Banar Jalan Soekarno – Hatta, Deyangan, Mertoyudan, Magelang. DP Als K ditangkap di wilayah Secang, sementara PWS Alias G dan LDW ditangkap di rumah masing-masing.

Pengungkapan ini dimulai setelah masyarakat memberikan informasi bahwa seseorang dengan ciri-ciri tertentu sedang menyimpan narkoba di wilayah Sraten, Mertoyudan. Polisi segera bergerak ke lokasi dan melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diduga.

Kemudian, Polisi berhasil menangkap pelaku peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang, dan menyita barang bukti yang disembunyikan di kandang burung miliknya.

Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita narkotika jenis sabu-sabu seberat 170 gram dan ekstasi sebanyak 46 butir dari pelaku DP. Selain itu, DP Als K juga ditangkap karena terlibat dalam pengedaran obat keras (Pil Y/Pil Sapi) tanpa izin dan tidak memenuhi standar keamanan. Dari DP Als K, polisi menyita 80 butir Pil Y yang dibungkus dalam 8 plastik klip transparan.

 

 

Baca juga : Aniaya Korban Hingga Meninggal Dunia, 3 Tersangka Dibekuk Polresta Magelang Kurang Dari 24 Jam

 

 

Pelaku PWS Alias G ditangkap di wilayah Secang. Barang bukti yang berhasil diamankan dari PWS Alias G meliputi 500 butir Pil Y yang dibungkus dalam 50 plastik klip transparan, 520 butir Pil Y yang dibungkus dalam 52 plastik klip transparan, 20 butir obat Trihexyphenidyl yang dibungkus dalam 2 strip/lembar, dan 22 butir Pil Y/Pil Sapi yang ditemukan dalam 1 piring plastik warna merah muda.

Para pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) atau Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Pelaku LDW ditangkap di rumahnya. Barang bukti yang ditemukan dari LDW termasuk 4000 butir Pil Y/Pil Sapi yang ditemukan dalam 4 toples, 120 butir obat Trihexyphenidyl yang ditemukan dalam 12 strip/lembar, 400 butir Pil Y yang ditemukan dalam 1 kantong plastik, dan 80 butir Pil Y yang ditemukan dalam 8 plastik klip transparan. LDW juga mendapatkan Pil Y/Pil Sapi dari seorang tersangka bernama F, yang saat ini menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO).

Di tempat lain, pelaku YW alias GDK ditangkap di depan Kos Anggrek Dusun Mantenan, Mertoyudan. Dalam penggeledahan, polisi menemukan barang bukti berupa 1 paket sabu-sabu seberat 58 gram, 5 paket sabu-sabu seberat 8 gram, dan alat lainnya.

Selama konferensi pers, para pelaku mengakui bahwa desakan ekonomi menjadi penyebab mereka terlibat dalam tindakan tersebut.

Para pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) atau Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara minimal 6 tahun dan maksimal 20 tahun, serta denda sebesar Rp 10.000.000.000.

Kapolresta Magelang menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjauhi narkoba, karena dapat merusak diri sendiri, bangsa, dan negara.[nana/red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *