Berita Terkini, Terpercaya, dan Tanpa Batas Dalam Era Digitalisasi
Indeks

Survei Terbaru Saiful Mujani Research and Consulting, Ganjar Pranowo Ungguli Prabowo Pada Pemilih Kritis

KOMPASPOPULARNEWS – Elektabilitas bakal calon presiden Ganjar Pranowo mencapai 42,2 persen dalam simulasi head to head dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto berdasarkan hasil survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).

Adapun elektabilitas Prabowo pada survei terhadap responden yang merupakan pemilih kritis itu mencapai 41,9 persen.

Direktur Riset SMRC Deni Irvani mengatakan, suara Ganjar dan Prabowo ini sangat dekat dan tidak berbeda secara signifikan sehingga tidak bisa disimpulkan siapa yang lebih unggul.

“Dalam simulasi head to head ini, Prabowo terlihat cenderung unggul atas Ganjar pada Maret sampai April 2023,” kata Deni.

Lebih lanjut, Deni menjelaskan bahwa pemilih kritis adalah pemilih yang punya akses ke sumber-sumber informasi sosial-politik secara lebih baik karena memiliki telepon atau Cell phone, sehingga bisa mengakses internet untuk mengetahui dan bersikap terhadap berita-berita sosial-politik.

Para pemilih itu umumnya adalah pemilih kelas menengah bawah ke kelas atas, lebih berpendidikan, dan cenderung tinggal di perkotaan.

Mereka juga cenderung lebih bisa mempengaruhi opini kelompok pemilih di bawahnya. Total pemilih kritis ini secara nasional diperkirakan 80 persen.

“Namun memasuki bulan Mei, pasca-deklarasi Ganjar oleh PDIP, Ganjar mulai mengimbangi Prabowo. Bahkan, dalam simulasi di antara yang mengenal keduanya, Ganjar telah menyalip Prabowo,” jelas Deni.

Deni menyatakan, dukungan pada capres ini diperkirakan masih akan dinamis. Pasalnya, sejauh ini masih ada perbedaan tingkat pengenalan publik terhadap calon.

Saat ini Prabowo sudah dikenal oleh 94 persen atau hampir semua pemilih, sementara Ganjar baru dikenal 85 persen.

“Pada hari-H, dapat diasumsikan bahwa hampir semua pemilih akan tahu kedua tokoh tersebut.” tambah Deni.

Hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting berdasarkan pemilihan sampel, dilakukan melalui metode Random Digit Dialing.

Random Digit Dialing (RDD) adalah teknik memilih sampel melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak.

Dengan teknik RDD sampel sebanyak 925 responden dipilih melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak, validasi, dan screening.

Margin of error survei diperkirakan ± 3,3 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen, asumsi simple random sampling.

Wawancara dengan responden dilakukan lewat telepon oleh pewawancara yang terlatih.[red/kpn]

jasa-pembuatan-google-maps-bisnis-perbaikan-disuspen-solusinya
Whats-App-Image-2023-08-05-at-12-42-02

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *