Tembus Pedalaman Papua, Pangkostrad Kunjungi Satgas Yonif PR 305 Kostrad dan Bahagiakan Masyarakat Intan Jaya

Pangkostrad menembus pedalaman Papua Tengah, untuk bertemu para prajuritnya di sarang KKB

KOMPASPOPULARNEWS.COM – Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc menembus pedalaman Papua Tengah, untuk bertemu para prajurit Yonif Para Raider 305/Tengkorak, Divif 1 Kostrad di sarang Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Pangkostrad Letjen TNI Maruli Simanjuntak  mendatangi langsung Kampung Mamba dan Kampung Zoambili, di Kabupaten Intan Jaya pedalaman Papua Tengah, yang dahulu pernah menjadi sarang KKB, untuk bertemu para prajurit Yonif Para Raider 305/Tengkorak Divif 1 Kostrad dibawah pimpinan Letkol Inf Ardiansyah alias Raja Aibon Kogila yang sedang menjalankan tugas, Intan Jaya, Papua. Kamis (2/3/2023).

Whats-App-Image-2023-08-05-at-12-42-02

Kunjungan Pangkostrad didampingi Danrem 173/Praja Vira Baraja, Brigjen TNI Sri Widodo yang sekaligus menyambut ulang tahun ke – 62 Kostrad. Dan memastikan para prajuritnya yang bertugas membantu masyarakat di tanah Papua.

Pangkostrad menembus pedalaman Papua Tengah, untuk bertemu para prajuritnya di sarang Kelompok Kriminal Bersenjata
Pangkostrad Letjen TNI Maruli Simajuntak, M.S.c begitu tenang berada pedalaman Papua Tengah.

Meski memasuki perkampungan yang sempat berada di zona merah KKB, Pangkostrad begitu tenang dan bersemangat untuk bertemu para prajurit Tengkorak Kostrad, serta warga di perkampungan tersebut. Bahkan, warga menyambut dengan meriah.

Tarian adat juga dipersembahkan warga, untuk menyambut kehadiran Pangkostrad dan rombongan. Saat memasuki area perkampungan, warga kampung langsung mengalungkan noken, dan memakaikan Mahkota Cenderawasih.

Selanjutnya, Pangkostrad langsung meninjau, sekaligus meresmikan penggunaan sarana air bersih yang telah selesai dikerjakan oleh para prajurit Yonif Para Raider 305/Tengkorak Divif 1 Kostrad, bersama warga di perkampungan tersebut.

Sarana ini mampu mengalirkan air bersih dari lembah, menuju perkampungan penduduk di perbukitan. Sehingga, warga Kampung Mamba, dan Kampung Zoambili yang selama ini kesulitan mendapatkan air bersih saat tidak turun hujan, kini dapat teraliri air bersih sepanjang hari.[red/kpn]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *